2/09/2013

Sepucuk Surat

Ketika kemauan hati dengan kemampuan fisikmu tidak lagi berjalan beriringan, aku percaya kalau Tuhan pasti akan memberikan segalanya yang terbaik buatmu, sekalipun itu hal yang paling tidak kamu inginkan. Sekalipun itu adalah hal yang paling kamu hindari. Sekalipun itu hal yang menurutmu tidak akan membawa perubahan bagi pribadimu.

Apapun pilihan Tuhan buatmu, taruhlah 100% keyakinan di dalam nuranimu saat menerimanya. Buang 0,1% pun keraguan di dalamnya. Perbaiki niat lalu bulatkan tekad selama kamu masih bisa bebas memanjatkan doa kepadaNya.

Lengan kami akan siap menjagamu.
Bahu kami akan kuat menampung keluh kesahmu.
Selagi kita bisa melalui ini bersama-sama, semua kesulitan akan menjadi mudah dengan ijinNya.
Semangat kami akan senantiasa tersalur untukmu.

"Ketika orang-orang di luar sana sudah tidak ada lagi yang mempercayaimu. Percayalah, ada aku yang masih dan selalu percaya kepadamu."


Salam rindu dari kami; keluargamu.
Segeralah berteriak bersama kami lagi dalam sebuah lingkaran.
Segeralah kembali menjadi kita di satu tempat yang sama.
Cepat membaik.
Cepat sehat kembali.
Cepat berkelakuan seperti kamu yang sedia kala, Sahabat Super. 
Jangan lama-lama berbaring di sana.

Teruntuk:
Gadis hebat yang berhati kuat, berkeinginan keras,
dan mempunyai tanggung jawab yang besar.

2/03/2013

A True Man's Arm


:')




Kenalilah Kebencian



Di antara kita pasti ada yang pernah benci sama seseorang, entah itu temen kita sendiri ataupun orang yang sama sekali belum kita kenal. Sebenernya apa sih benci itu? Sekedar nggak suka terus mengabadikan kemarahan? Kalo kata KBBI, definisi benci sendiri adalah sangat tidak suka. Nggak suka aja pake banget. Nah lo, parah kan?